XII. Pindah Ke Kota Palembang. Ke II. [1973-1977]

Pada tanggal 10 Juni 1973 aku  secara resmi menjabat Wakil kepala kantor Pos Besar kls I di Palembang, karena pada hari itu serah terima jabatan Wakil kepala Kantor Pos Besar Palembang dari tangan Penata muda Pos Suprapto Bc.AP kepada Penata muda Pos Tk I Abbas AH Kertamuda Bc.Ap. B.A. dilakukan.

      Selama berdinas sebagai Wakil Kepala Kantor Pos Besar kls I Palembang mulai tanggal 10 juni 1973 s/d 10 Juni 1977 kami mendiami rumah dinas Jalan Cipto dalam no 756. Berdasarkan penetapan Kepala Daerah Pos dan Giro no 80/G/Kdpos IV tanggal 10 Juni 1973. Semula rumah itu di diami oleh D.Shidarto Bc.Ap dan kawan-kawannya. Atas kesepakatan dengan mereka [D.Shidarto, Aliudin M; Ibrahim dan Shobirin A.s], mereka bersedia pindah ke rumah dinas di jalan sumatera dan rumah di jalan Cipto dalam 756 diserahkan kepada saya.

Dalam urusan pekerjaan kantor berjalan sangat lancar, hampir semua kegiatan operasional dan pengaturan pekerjaan diserahkan kepada saya. Bapak Soekarno Kepala Kantor Pos Besar Kls I Palembang memang tidak lama lagi akan memasuki masa Pensiun, oleh sebab itu perhatiannya pada pekerjaan sudah jauh berkurang. Kesibukannya hanya pada awal bulan menerima para relasi yang banyak berhubungan dengan Pos seperti, pengusaha Bengkel , pengusaha Apothek dll. Sedang diluar masa itu waktunya banyak digunakan untuk bermain kartu dengan kawan-kawannya.
 
        Sehubungan dengan itu maka Kepala Daerah Pos dan Giro IV Bapak Soekarno Bc.Ap sangat mengandalkan saya dalam mengendalikan kantor Pos tersebut sebelum kantor tersebut diserahkan kepada Kepala yang baru.

         Disamping itu akupun cukup rajin dan cekatan dalam menanggapi kepercayaan atasan, Jam 07.oo pagi saya sudah berangkat kekantor setiap hari dan sesampai dikantor telah memeriksa keseluruh tempat dalam kantor itu, hingga aku mengetahui secara mendetail apa yang ada dan terjadi disetiap bagian kantor Pos Besar Palembang. Tidak jarang Kdpos pagi-pagi sebelum kantor buka telah menelpon aku dan menanyakan sesuatu tentang operasional kantor. Bapak Kdpos sangat percaya dan yakin akan kemampuan ku dan kegesitanku, ini modal yang sangat berharga bagiku untuk karierku selanjutnya. Karena Bpk Soekarno nantinya menjdi Direktur Keuangan di Perum Pos dan Giro Bandung dan dia telah mengetahui segela sesuatu tentang diriku.

        Aku dipercayai oleh KKPB I Palembang maupun Kdpos IV Palembang untuk menangani penerimaan Pegawai, menguji para calon siswa yang akan masuk pendidikan di bandung serta menangani ujian dinas. Bahkan aku dipercaya oleh Kdpos IV untuk ikut menjadi anggota Team Inspeksi ke Tanjung Karang, Teluk Betung selama satu minggu. Ini suatu penghargaan yang luar biasa, seorang Wakil Kepala Kantor Pos disuruh menginspeksi Kantor Pos Tanjung Karang dan Teluk Betung.

        Selama di Palembang akupun kalau sore hari meneruskan kuliahku di STIA Palembang jalan Kartini bersama-kawan-kawan lainnya. Hampir setiap sore kalau tidak ada kegiatan aku kuliah. Hingga aku mencapai tingkat Doktoral.
Kelak akau dapat menyelesaikan sampai menjadi Sarjana Administrasi.

        Pada bulan Oktober 1974 aku mengikuti Middle Management Course selama  satu bulan di Bandung mulai tanggal 28 Oktober s/d tanggal 30 Nopember 1974.
Para peserta MMC tersebut ialah para KKPB dan Wakil KKPB I seluruh Indonesia yang jumlah pesertanya berjumlah 27. Karena aku pada waktu itu menjabat Wakil Kepala Kantor Pos Besar Kls I Palembang, maka diikut sertakan dalam MMC gelombang ke I itu.
Berdasarkan Pernilaian Lembaga Administrasi negara hasil ujian MMC tersebut aku dinyatakan lulus dengan baik.

      Dibidang usahapun tetap berjalan dengan lancar, disamping usaha bersama dengan Mustofa di Lahat dan Pagar alam berjalan dengan lancar, juga di Palembang akupun ada membuka usaha bersama dengan pak Wagimin membuka warung beras dan barang kebutuhan lainnya di pasar jalan merdeka.

      Dari hasil usaha bersama dengan Mustofa, sebagiannya kami investasikan ke tanah, Kami membeli tanah di jalan Cipto dalam dari pak A.Majid mantan Pejabat Pos dan Giro di Kantor Kdpos IV Palembang. Setelah itu kami bangun rumah.
Dan pada bulan Mei 2006 yang lalu rumah dan tanah itu telah kami jual dan kanda Mustofa memanfaatkan uang itu untuk menunaikan Ibadah Haji ke Baitullah. Sedang uangku untuk menambah bekal hidup kami berdua dihari tua .

        Pada saat aku berda  di Palembang, anak-anakku telah ada yang menginjak masa sekolah, ada yang di SD Kartini ada, ada pula yang sekolah di SD Puncak sikuning , kalau pagi aku bawa mobil dan mengantar anak kesekolah dan terus kekantor.

     Dalam bidang kemasyarakan dan keagamaan tidak pula ketinggalan. Karena kami tinggal di komplek Perumahan Kesehatan di Jln Cipto, maka pergaulan dengan masyarakat disana tidaklah sulit sebab sebagain besar dari mereka adalah pegawai yang tingkat pergaulan dan pendidikan cukup tinggi. Dikomplek kamipun ada sebuah mesjid tempat kami berkumpul dan menambah ilmu agama, gurunya Pak Nang Muk Saleh. Yang memang pengetahuan agamanya baik serta dia lulusan pesantren disamping itu fahamnyapun modern, tidak kolot.

         Akupun adakalanya ditunjuk untuk menjadi khotib di Masjid Cipto tersebut.
Inilah permulaan aku berkhotbah di Masjid , sebelumnya tentunya sudah terlatih untuk memberikan ceramah dan pengajian sewaktu aku berada di Lahat dulu.

        Di Palembang kamipun punya perkumpulan yang berasal dari Kecamatan Merapi dan setiap bulan kami mengadakan pertemuan silaturahmi dari rumah satu kerumah yang lainnya. Ada yang dari dusun Merapi, Gunung Kembang, Kebur dan Telatang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s