III. RIWAYAT BIDANG PEKERJAAN DAN JABATAN.

gubernur

A. Riwayat Pekerjaan dan Jabatan pada Perum dan Giro.

1. Lulus Akademi PTT Jurusan Administrasi Pos dan Telegrap [September 1960].

2. Tegal Jawa Tengah.Pada Kantor Pos dan Telegrap Besar Tegal sebagai:.
a. KETUA Pos. 1 Oktober 1960 s/d 30/11-60.
b. Ketua Administrasi. 1-12-60 s/d 311-1961.
c. Pengawas Kpp. 1-2-1961 s/d 30-5-1961.
d. Pengawas Loket 1-6-61 s/d 24-7-61.
e. Bendaharawan. 25-07-61 s/d 25-05-62.
f. Wakil Kkpb 26/9-61. S/d ..Oktober 1963. Diantaranya di detasir ke Slawi.

3. Slawi Jawa Tengah.

Pada Kantor Pos dan Telegrap Slawi sebagai:.

a. Pengurus Kpp Slawi 1-2- 1963 s/d 28 –2-1963.

b. Kepala Kantor Pos Slwai. 1-3-1962 s/d 15/4-1963.

4. Sungai Gerong Sumatera Selatan.

Sebagai:Kepala Kantor Pos dan Telegrap.

Mulai 25 –11 –1963 s/d Juni 1966.

5. Bengkulu Sumatera Bagian Selatan.

Sebagai Kepala Kantor Pos Dan Telegrap.

Mulai Juni 1966 s/d April 1967.

6 Lahat Sumatera Selatan.

S ebagai Kepala Kantor Pos dan Telegrap .

Mulai Mei 1967 s/d Juni 1973.

Hasil inspeksi selama menjabat Kepala Kantor Pos Lahat.

1.Tahun 1969 dengan hasil baik.

2.Tahun 1970 dengan hasil baik.

3.Tahun 1971 dengan hasil baik.

4.Tahun 1972 dengan hasil baik.

7. Palembang Sumatera Selatan.

S ebagai Wakil Kepala Kantor Pos Besar Kls I Palembang.

Mulai 18-06 – 1973 s/d Juni l977.

Hasil Pernilaian Inspeksi kantor tahun 1975 dengan hasil baik.

8. Kantor Pusat Perum Pos dan Giro Bandung.

a. Kepala Urusan Kedudukan /Penghargaan Personil.[Pegpos-C]

Mulai 11 Juni 1977 s/d 1 Juni 1981.

b. Kepala Urusan Formasi, Penempatan dan Pemindahan Personil. [Pegpos A.]

Mulai 2 Juni l981 s/d 10-9-1982.

c. Kepala Biro Direktur Personalia dan Tata-Usaha Kantor Pusat Perum Pos dan Giro.

Mulai 11-9-1982 s/d. 23 –4-1984.

9. Kantor Kdpos IV Palembang.

Sebagai Kepala Daerah Pos dan Giro Wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Mulai 24 April 1984 s/d. September 1986.

10. Kantor Kdpos II Semarang.

Sebagai Kepala Daerah Pos dan Giro II, Wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Mulai 09-09-1986.s/d 12-9-1989.

11. Kantor Pusat pos dan giro di Bandung.

Sebagai kepala Sub Direktorat Pelayanan Jasa Pos. [K.Subdit Jasa].

Mulai 25-09-89 s/d.

12. Pusat Pendidikan dan Pelatihan pos dan giro

Sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pos dan Giro.

Mulai

B. RIWAYAT PEKERJAAN DAN JABATAN DI BIDANG PENDIDIKAN.

1. Tahun 1956 Wates Yogyarta.

Mengajar di SMA/c. mata pelajaran sejarah Perekonomian.

2. Tahun 1960 s/d 1963 di Tegal.

a.Mengajar di SMA Negeri Tegal.

b.Mengajar di S.M.E.A. Negeri Tegal.

c.Guru pada K.P.A.A. Negeri Tegal bisluit P.D. & K Jawa Tengah No

1/Gtt/Ukk/61.

d..Guru S.M.A Diponegoro Tegal.

3. Tahun 1967 s/d 1973.

a. Wakil Kepala Sekolah Muhammadiyah pada SMP M Lahat.

Bisluit Pimpinan Muhammadiyah Majelis Pendidikan Pengajaran Wilayah Sumatera Selatan, no E/38/1971 jo S.K.P. no 23/3/IV-1967.

b.Guru pada K.P.A.A. Negeri Lahat.

c.Guru di S.M.E.A.Negeri Lahat.

d.Guru pada S.P.I.A.I.N. Negeri Lahat.

e.Asisten Dosen pada Fakultas Ushuluddin I.A.I.N Raden Fatah Palembang cabang Lahat.

4. Tahun 1977 s/d 1984 di Bandung.

Mengajar di Pusat Pendidikan Pos dan Giro.

a.Dikmen .

b.Dikti.

c.Penataran-penataran. Klompoc B dll.

Ditunjuk untuk memberikan mata pelajaran Peraturan Kepegawaian.

Disamping itu ditunjung menjadi penguji pada ujian-smester maupun ujian akhir .

Membimbing pembuatan Skripsi dan karya tulis lainnya, serta ditunjuk pula sebagai penguji ujian skripsi dan ujian tertulis.

Kejadian ini berlangsung hingga aku dipindahkan ke Palembang sebagai Kdpos IV.

5. Tahun 1990-s/d 1997 di Bandung..
  Mengajar di Pusat Pendidikan Pos dan Giro.

a.Pada Dikmenpos.

b.Diktipos.

c.Dikti Intensif.

d.Dikti Sarjana.

e.Penataran-penataran.

Untuk mata pelajaran: Hukum, Keuangan Pos dan Giro serta peratura dinas lainnya.

Ditunjuk sebagai penguji, pembimbing Karya Tulis, pengujian Lisan dll.

C.KESAN –KESAN PENTING SELAMA BERTUGAS.

 

1.Kesan selama bertugas di Kantor Pos dan Telegrap Slawi Jawa Tengah.

           Aku ditugaskan oleh Perusahaan untuk menyiapkan pembukaan Kantor Baru yang tadinya Kantor Pos Pembantu dibawah KPB Tegal, akan dijadikan Kantor Pos yang berdiri sendiri. Aku mulai bertugas di Slawi sebagai :

          a.Pengurus Kpp Slawi                             1-2- 1963 s/d 28 –2-1963.

          b. Kepala Kantor Pos Slawi.                   1-3-1962 s/d 15/4-1963.

***  Inilah pengalaman pertamaku untuk menjadi pimpinan Kantor yang dimulai dari nol; aku harus menyiapkan segala sesuatu dibidang Admintrasi dan keuangan dan lain-lain, baik untuk laporan  harian, minguan , bulanan , triwulanan dan tahunan, serta kebutuhan lain-lain untuk keperluan sebuah Kantor Pos yang berdiri sendiri. Aku menyiapkan ini semua dibantu oleh Pjpos I [ I/d] Wasub Hadi, orang yang sangat kuandalkan dalam membantu tugasku, karena dia gesit, cekatan serta telah lama menjadi tangan kananku ketika aku bertugas di Kanto Pos Besar Tegal.

***Disamping itu aku mendapat pengalaman yang sangat berharga dan jarang sekali dialami oleh pegawai Pos lainnya yakni aku menyerahkan jabatan kepada diriku sendiri Yakni aku menyerahkan jabatan sebagai Pengurus Kantor Pembantu Slawi kepada Plpos Abbas Abdullah Hami K.Bc.Ap sebagai Kepala Kantor Pos  Slawi.

Aku menjadi Pengurus Kantor Pos Pembantu Slawi mulai tanggal 01-02-1963 s/d tanggal 28-02-1963. Kemudian aku menjadi Kepala Kantor Pos Slawi mulai tanggal 01-03-1963 sampai tanggal 15 April 1963.

2.Kesan Selama bertugas di Kantor Pos dan Telegrap Sungai Gerong, Sumatera Selatan.

                  Sebagai:Kepala Kantor Pos dan Telegrap

                            Mulai 25 –11 –1963 s/d Juni 1966.

      ***Selama aku bertugas di Sungai Gerong aku mendapat pengalaman baru karena lingkungan tempatku bekerja adalah lingkungan yang istimewa menurutku; aku tinggal dan bertugas di dalam Komplek Perumahan P.T.Stanvac Indonesia.Kantor Pos Sungai gerong itu melayani kebutuhan Pt.Stanvac Indonesia dan kebutuhan para pegawainya. Aku mendapatkan segala fasilitas dari P.T.Stanvac Indonesia, sama seperti pegawai Staff Stanvac itu sendiri, yakni perumahan dengan segala kelengkapan alat rumah tangganya, serta mendapat jatah 9 bahan pokok yang pada waktu itu sangat sulit mendapatkannya Kami juga mendapatkan fasilatas lainnya seperti pengobatan ke rumah sakit gratis, menonton seperti bioskop, sandiwara dll gratis pula.

*** Aku sering berhubungan dengan anak buah kapal tengker yang datang berlabuh di Sungai Gerong, hingga kami bisa melakkan berbagai bisnis seperti perangko-perangko untuk keperluan filatelis, rokok dll.

  Peristiwa ini betul-betul membuka cakrawala baru bagiku baik dibidang bisnis, bahasa serta adat istiadat.

3.Kesan selama bertugas di Kantor Pos dan Telegrap Lahat, Sum- Sel.

         

                Sebagai Kepala Kantor Pos dan Telegrap .

                            Mulai Mei 1967 s/d Juni 1973.

***Karena aku bertugas di tempat aku dibesarkan, aku merasa sangat terkesan karena menjadi pimpinan ditempat sendiri merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang tidak bisa dirasakan kecuali oleh orang tersebut sendiri. Rasa bangga, senang dan gembira serta berbagai perasaan lainnya berkumpul menjadi satu.

        Bukan hanya kami sekeluarga yang merasa bangga dan senang tetapi termasuk keluarguku sendiri mapun keluarga pihak isteripun merasa sangat senang. Kami dapat membantu dan menyaksikan orang tua dan sanak keluarga. Oleh sebab itulah selama lebih dari 6 tahun kami bertugas di Kota Lahat, tidak terlintas sedikitpun untuk meminta pindah ketempat lain. Ini menunjukkan bahwa kami senang dan gembira tinggal di kota sendiri. Disamping akupun punya usaha yang cukup mapan dengan kawanku Mustofa, ini menjadikan kami lebih betah lagi tinggal di Lahat.

  ** Aku dapat menjelajahi seluruh Kabupaten Lahat dengan sepeda motor, mengenal daerah sendiri secara lebih baik menurut pengamatan sendiri bukan cerita orang lain. 

  Aku kunjungi semua kecamatan yang ada di kecamatan Kabupaten lahat bahkan ketempat-tempat sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat. Kukunjungi pula daerah-daerah Transmigrasi dan tempat-tempat yang bersejarah lainnya.

4.Kesan selama bertugas di Sumatera Bagian Selatan.

    Sebagai Kepala Daerah Pos dan Giro Wilayah Sumatera Bagian Selatan.

                 Mulai 24 April 1984 s/d. September 1986.

     Tidak dapat dibayangkan senang dan bahagianya menjadi pimpinan kantor Wilayah di daerah sendiri, apalgi walayah yang menjadi pengawasanku itu meliputi 4 Propensi.

*** Aku mengenal daerah sendiri secara baik dan dapat membangun daerah sendiri dengan segala kemampuanku di bidang perposan.

****Aku pernah mendampingi Bapak Irjen Parpostel Bapak Seno Hartono, menjelajahi propensi Lampung dan Peropensi Sumatera Selatan pada tanggal 20 Januari 1986 s/d 24 Pebruari 1986. Kami menjemput mereka di di Airport Bandar lampung, terus menuju Bandar lampung setelah berkunjung ke Kantor Gubernur Lampung sebagai “Kulu Nuwun” pada pengausa daerah itu. Kami terus meninjau beberapa kantor Pos yang ada di Propensi Lampung baik yang sudah mapan maupun yang akan dikembangkan. Kami juga mengunjungi beberapa daerah Transmigrasi di Lampung ini.

        Setelah itu kami meneruskan perjalanan ke Sumatera selatan, singgah di Batu Merta daerah Teransmigrasi yang sudah mapan. Terus menijau bebrapa kator Pos dan Telekomunikasi yang ada di Sumatera selatan sampai ke daerah Transmigrasi yang ada di pulau-pulau seperti air sugihan kanan dan sugihan kiri, air saleh; Cinta manis; Telang I dan Telang II; Pulau Rimau Karang Agung Hilir dan Karang Agung Hulu dll.

****Pada tanggal 14 April s/d 18 April kembali lagi aku menemani Bapak Irjen Parpostel Bapak Seno Hartono, kali ini kami melanglang buana dari Peropensi Bengkulu ke Propensi Jambi.

  Pada tanggal 14 April 1986 tepat jam 08.20 WIB pesawat Garuda yang membawa rombongan mendarat di lapangan udara Padang kemiling, Bengkulu. Rombongan kami yang menyambut Bapak Irjen dengan rombongan terdiri dari K.Kanwil III dan IV Depparpostel, Kdpos IV dan Kwitel III masing-masing di dampingi oleh isteri dan staf.

          Kami langsung menuju Kantor Pembantu dan Pelabuhan samudera pulau Baai, kemudian terus mengadakan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bengkulu.

  Kami meninjau Kpp di daerah Transmigrasi Rimbo kedui, sebelumnya kami singgah di Kpp Cahayanegeri. Kunjungan ke daerah Transmigrasi Rimbo Kedui ini mendapat sambutan berupa upacara adat, dilanjutkan kemudian dengan tatap muka dengan para warga transmigrasi.

         Dalam perjalanan pulang ke Bengkulu yang ditempuh melalui jalan pantai yang indah rombongan sempat singgah ke rumah peristirahatan  yang dipergunakan sebagai rumah tahanan Bung Karno semasapenjajahan Belanda.

  Dengan menegambil tempat di Kantor Pos Bengkulu pada jam 20.00 WIB Bapak Irjen memberikan pengarahan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan dan jajaran Depparpostel. K.Kanwil Parpostel, Kdpos IB, Kwitel III serta penurus Dharma Wanita unit Depparpostel Bengkulu.

       Pada hari kedua kunjungan kerja Bp Irjen, kami mengunjungi tempat-tempat bersejarah yaitu makam Sentot Ali Basyah serta museum Bengkulu yang pada zaman penjajahan  dulu dikenal dengan sebutan  benteng “Marlborough”. Kemudian kami menijau unit pelayan Pos yakni loket extension yang terletak di bekasKantor Pos dan Giro Bengkulu lama.Lalu kami meninjau Kp Bengkulu yang baru, kpp Kembangseri, Kpp Tabahpenanjung, Kpp Kepahyang.

       Setelah meninjau Kp Curup, rombongan kemudian menuju rumah kediaman Bupati Kepala Daerah Tingkat II Rejang Lebong, dan diterima oleh Bupatai beserta muspida  setempat. Rombongan Bapak Irjen bersama rombongan bapak Bupati menuju ke Sambirejo. Di Kp Sambirejo Bapak Irjen secara simbolis telah meresmikan  pemakaian dan pengoperasian  Kpp Sambirejo dan Kota padang di Kabupaten Rejang lebong. Kpp pondok sugih di Kabupaten Bengkulu Utara serta kpp Muaranasal dan Kedurang di Kabupaten Bengkulu Selatan.

        Kunjungan berikutnya kami menuju Lubuk linggau, kemudian terus kerumah Bupati Kepala Daerah Tingkat II Musirawas, setelah beristirahat sejenak rombongan Bapak Irjen dan Rombongan Bupati Musi Rawasmenuju Muara beliti. Di Kpp Muara beliti secara simbolis Bapak Irjen meresmikan Kpp Muara beliti di Kabupaten Musi Rawas, Kpp Wonorejolahat di Kabupaten Lahat dan Kpp Tulungselapan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kunjungan hari itu diakhiri dengan peninjauan Kpp Tugu mulyo. Tugumulyo telah berkembang  menjadi kota satelit dari Lubuk Linggau.

   Pada tanggal 16 April 1986 yang merupakan kunjungan hari ketiga diawali dengan peninjauan KP Lubuklinggau dan Kpp Muararupit. Dengan disertai rombongan Bupati Sarko yang telah menyambut kami diperbatasan  Propensi Jambi dan Sumatera selatan, Rombongan Bapak Irjen meneruskan perjalanan  ke daerah Singkut dan Pamenang. Dikedua lokasi tersebut rombongan menikmati atraksi kesenian serta mencicipi hasil palawija setempat. Perjalan diteruskan ke Bangko yang merupakan ibu kota Kabupaten Sarko. Dikota ini Bapak irjen telah meninjau antara lain Kp Bangko.

       Selanjutnya akami meneruskan perjalanan untuk meninjau  Kpp Kuamangkuning yang terletak di daerah transmigrasi.

  Hari keempat dari acara kunjungan kerja Bapak Irjen ini adalah hari yang terpadat anatar lain diisi dengan peninjauan KP Muarabungo yang baru saja ditingkatkan kelas kantornya menjadi Kp berdiri sendiri, kemudian kami menuju kpp Rimbobujang.

  Kemudian kami terus menuju Kpp Alaiilir dan Kpp Muara Tebo. Ketika meninjau Kpp Muara tebo rombongan sangat terkesan  dengan bangunan gedung Kpp annex rumah dnas Pengurus. Bangunan zaman penjajahan belanda tersebut  tetap kokoh dan belum menampakkan kerusakan yang berarti walaupun keseluruhan terdiri dari konstruksi kayu.

    Dari Muara Tebo perjalanan diteruskan ke Kpp Sungai Bengkal. Di Kpp Sungai Bengkal ini Bapak Irjen secara simbolois meresmikan pemakaian Gedung Kpp sungai Bengkal Kabupaten Bungotebo dan Kpp Sengeti Kabupaten Batanghari..

  Dengan mengambil tempat di Kandapos Jambi dimulai jam 20.00 WIB Bapak Irjen memberikan pengarahan yang ditujukan kepada seluruh jajaran Parpostel Jambi.

Pada hari Ju,’at tanggal 18 April 1986 acara peninjauan dimulai dengan kunjungan ke Kp Jambi, kptb Jambitelanaipura, dan Jambi sipin.Selanjutnya Bapak Irjen sengan didampingi oleh K.Kanwil III Depparpostel, Kdpos IV dan Kwitel III mengadakan kunjungan kehormatan kepada Bapak Gubernur Kepalada Daerah Tingkat I Jambi.

Pada hari sabu tanggal 19 April  Bapak Irjen meneruskan perjalanan ke Sumatera Barat yang pada saat itu telah dijemput oleh rombongan Kdpos V Padang di Muara Bungo.

  Selesailah tugasku mendapingi Bapak Irjen .

Pada akhir masa jabatanku yang kurang lebih 2 tahun 4 bulan itu aku telah membuka

            1]. 10  buah Kantor Pos dan Giro yang berdiri sendiri:.

Irjen

    a.Di Propensi Jambi sebanyak 4 kantor Pos,

  **Muara Bungo; **Kuala Tungkal; **Muara Bulian dan **Bangko.

    b.Di Propensi Sumsel sebanyak 3 Kantor Pos;
Dirut

      ** Kayu Agung; **Sekayu dan **Tanjung Enim.

    c.Di Propensi Lampung sebanyak 1 Kantor Pos;

       **Kalianda.

    d.Di Propensi Bengkulu sebanyak 2 Kantor;

        ** Manna dan **Arga Makmur.

          2] 11  buah Kantor Pos dan Giro Tambahan :

   a.Di Propensi Jambi sebanyak 2 kantor Pos:

       ** Jambi Timur dan **Danau Teluk.

   b.Di Propensi Sumsel sebanyak 5 Kantor Pos :

        **Palembang Sungai buah; **Palembang Kenten; **Palembang Perumnas Kenten;   

        **Palembang Tangga takat dan **Palembang sekojo.

   c.Di Propensi Lampung sebanyak 5 Kantor Pos;

       ** Tanjungkarang Wayhalim;  **TanjungKarang unila;  **Tanjungkarang Langkapura;    

       **Tanjung Karang Timur dan    **Teluk Betung Barat..

   d.Di Propensi Bengkulu sebanyak 1Kantor:

       **Bengkulu Universitas.

                3].71  buah Kantor Pos dan Giro Pembantu:

 

*** Aku dapat mengunjungi hampir seluruh kecamatan dan daerah transmigrasi yang ada di Sumatera bagian selatan, Sumsel, Lampung, Jambi dan Bengkulu.

  Aku tidak lagi asing dengan daerah sendiri, sampai kepelosok jauh telah  kedatangi baik didaratan maupun di kepulauan, sampai ke Belalau di Lampung utara , Mambalong di Belitung dan Jebus di Bangka.

5.Kesan Selama bertugas Sebagai Kepala Daerah Pos dan Giro di Jateng dan D.I.Yogyakarta.

Semarang

Aku sangat bangga bertugas di daerah yang pernah kudiami salam bertahun-tahun sebagai pelajar di Yogyakarta.

** Aku dapat menjelajahi semua kecamatan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sempai ke kecamatan di pulau Karimun Jawa.Pada tahun 1987 aku berkeliling di dua Propensi itu selama 195 hari, mendatangi dan menginap  di hampir semua kota Kabupaten yang ada di dua propensi tersebut, bahkan menginap di beberapa kota kecamatan. Ini merupakan kesan yang sulit kulupakan.

Dirut

             ***Sama hal dengan ketika aku bertugas di Sumatera Bagian selatan, di sinipun aku sering mendampingi Bapak Menteri, Irjen dan lain-lain untuk mengunjungi daerah-daerah. Kali ini aku mendampingi Bapak Irjen Depparpostel Bapak Seno Hartono beserta rombongan. Rombongan Bapak Irjen ini terdiri dari:

  1.Irjen Depparpostel Bapak Seno Hartono beserta Ibu Seno Hartono.

  2. Inspektur Pembangunan Depparpostel Bp. Ir.F.A.Fattiata.

  3.Sekretaris Inspektorat Jendral Bpk. Soedarsono SH.

  4. Inspektur Opstib Dep Parpostel, Bpk Letkol Soeryadi P.

  5.Sek Ditjen Postel Bpk Ir. Rollin.

  6.Irpos Bpk Soetanto Bc.AP.

  7.Iratel Bpk Eddy Soehartono Bc.TT.

  8.K.Banpos Bpk Drs. Soetikno B.E.

Kunjungan ini direncanakan tanggal 12 Nopember s/d tanggal 13 Nopember 1986, neliputi Wilayah Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta.

Upacara Sekar

Pada tanggal12 Nopember 1986 jam 13.30 mendarat di Bandara A.Yani Semaraang dari Banjarmasin. Kami yang menjemput di Bandara A.Yani Semarang terdiri dari :

  1.Kakanwil VII Depparpostel  beserta Ibu Sugiri.

  2.Kdpos II Semarang besrta Ibu Abbas.

  3.Kwitel VI Semarang beserta Ibu Kwitel VI.

      Sesampai di Semarang kami santap siang di Rumah Makan Mbok Berek. Sehabis santap siang rombongan terus mengadakan penijauan  ke Kantor Kanwil VII Depparpostel, dilajutkan meninjau Pembangunan Kantor Pos Semarang Selatan, setelah itu menuju Proyek Prum tel di Ungaran.

  Pada jam 17.00 kami menuju kota Solo dan tiba di Solo Jam 19.00 rombongan menginap di Hotel “CAKRA”.

  Setelah acara makan malam acara bebas “ Free Program”

Pada tanggal 13 Nopember 1986, setelah santap pagi di Hotel  rombongan menuju Kantor Pos Sukoharjo, setelah itu meninjau Kantor Pos Nguter. Terus kami melanjutkan perjalanan menuju Wonogiri. Di Wonogiri Rombongan meninjau Kantor Pos Wonogiri dan Proyek Telekomunikasi serta acara khusus lainnya.

  Pada Jam 10.30 pagi kami menuju Yogyakarta, Santap siang di Rumah makan Ny.Suharti.

  Tepat jam 1345 kami menuju Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta.

  Pada jam 14.15 pesawat Take Off menuju Jakarta , rombongan kami dari Semarangpun kembali ke Semarang.

                       Acara Perpisahan

** Pada akhir masa jabatanku yang lebih dari 3 tahun itu telah kuperluas jaringan pelayanan Pos dan Giro sbb:

A. Perluasan dan penambahan sarana pelayanan yang dibuka sejak September 86 s/d Juli 1989 sbb:

Dalam kurun waktu tersebut pelbagai sarana pelayanan Pos dan Giro telah ditambah dan dibuka, antara lain sbb :

  1.Kantor Pos bertambah                                                              1 buah.

  2.Kantor Pos tambahan bertambah                                            37 buah.

  3.Kantor Pos pembantu bertambah                                          151 buah.

  4.Sentral Giro Gabungan bertambah                                            1 buah.

  5.Pos Keliling Kota bertambah                                                   13 Unit.

  6.Pos Keliling Desa bertambah                                                 167 Unit.

  7.Kendaraan roda 2 untuk operasional pelayanan bertambah.    89 buah.

  8.Kendaraan roda 4 untuk operasional pelayanan bertambah.    13 buah.

                                                  ————————————————–

                Jumlah potensi Pelayan Pos     bertambah                  472 buah /unit

9.Trayek Pos Keliling Kota bertambah              25 Trayek.

  10.TrayekPos Keliling Desa bertambah            423Trayek.

                                                  ———————————–

  Jumlah Trayek PKK dan PKD bertambah         448 Trayek

B.Gedung Kantor yang dibangun dalam masa  September 86 s/d Agustus 89.

1.Kantor Pos dan Giro                                      2 buah.

  2.Kantor Pos Tambahan                                     1 buah

  3.Kantor Pos Pembantu                                  12 buah.

                                                  —————————–

        Jumlah kantor Pos dan Giro dibangun      15 buah.

Kepuasanan keberhasilanku meluaskan jaringan pelayanan ini ditandainya dengan Peresmian** Pemakaian 6 Gedung baru Kantor Pos Pembantu serta Pembukaan 66 Kantor Pos Pembantu dan Tambahan oleh Menteri Parpostel Bapak Soesilo Soedarman pada tanggal 27 Mei 1989 yang di pusatkan di kecematan Patebon, Kabupaten Kendal.

6.Kesan selama bertugas sebagai Kepala Pusat Pendidikan Pos dan Giro di Bandung.

     Sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pos dan Giro.

                     Mulai 16-08-1990 s/d Pensiun 31-08- 1992.

       Aku puas menjabatan Kepala Pusdiklatpos di Bandung ini karena Jabatan yang kupangku terakhir ini merupakan jabatan karier yang tertinggi bagi seorang pegawai Pos, sedangkan jabatan diatasnya seperti Direksi merupakan jabatan politik yang ditentukan oleh pihak luar dari Perum Pos dan giro.

      Selama aku bertugas sebagai Kposdiklatpos ini aku telah berusaha untuk menghasilkan tenaga terdidik sesuai dengan yang diinginkan oleh Departemen Parpostelk serta direksi Perum Pos dan Giro yakni menyiapkan tenaga handal dan terampil dalam jumlah yang cukup. Maka kubukalah pendidikan yang meliputi semua level, menengah dan tinggi. Seperti Dikmen, Dikti serta pendidikan keterampilan lainnya. Sehingga semua kelas yang ada dilingkungan kampus baru di jalan Sarijadi itu penuh melimpah pada tahun 1991, 1992. Semua asrama penuh bahkan untyuk penataran kami menyewa lagi di tempat lain.

  Anggaran yang disediakan terserap dengan sebaik-baiknya dengan hasil yang baik pula.

  Aku mengahiri karier di Perum Pos dan giro dengan rasa puas.

2 Responses to “Bab III Pekerjaan”

  1. radje Says:

    Assalamualaikum WrWb ning!
    Sebelumnye aku salut dengan nining, diumur lah nginjak 70tahun, nining masih semangat nulis.
    Aku radje, umur 25, jeme lahat dari SD sampai SMA aku di lahat, ghumah di pasar lame. mak ini tinggal di Bengkulu. Aku kina’i riwayat pekerjaan, nining pernah tinggal di Bengkulu. Bengkulu mak ini lah banyak berubah ning, klu sempat aku kighimi perkembangan kota Bengkulu ning.


  2. Untuk Cucunda Radje , Jeme Lahat.
    Di Manna, Bengkulu.
    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Empung gimude amme nak merantau ke badah jeme, supaye pacak rangak jeme lain, dide luk bekatak di bawah tempurung. Alhamdulillah cunda telah merantau di Manna, Bengkulu. Mbak ini jeme Lahat lah bertebaran di seluruh Indonesia ini. Niningpun lah keliling seluruh Indonesia, lah ke liling pule di Jepang, Korea, Hongkong, Thailand, Malaysia,dan Singapore. Lah ke Philipina, hawai dan Amerika serikat. Timur tengah dll. Jadi kalu jeme becerite tentang negeri itu nining tinggal ncocokkan saje ngan ye pernah nining alami. Kalu la tue mbak ini dide banyak kekunu lagi untuk bejalan sebab segelenya lah bekurang.
    Selamat menikmati mase mude.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
    Nining lanang di Bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s